Rabu, 18 Januari 2017

BIODATA

nama    :  fahmi sepwillyoni
npm     :   15,13201,10,37
mk       :   Komputer dan Internet
Dosen  :   Ledyana Puspasari

ORGANISASI DAN MANAJEMEN

Definisi dan Pengertian Organisasi

Defenisi atau pengertian organisasi berikut menurut beberapa ahli sesuai konsep dasar teori dan pandangan perspektif mengenai organisasi.
1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Pengertian organisasi
Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian Pengorganisasian
Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

Pengertian Struktur Organisasi
Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

Manajemen dan Organisasi
1. Manajemen
Pengertian dan peranan manajemen :
Manajemen dapat di artikan sebagai ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Para ahli ekonomi umumnya mempunyai pengertian yang berbeda tantang manajemen.
Dengan demikian sebenarnya manajemen itu hampir selalu ada pada setiap kegiatan manusia sebab manusia akan selalu berusaha berkumpul dan bekerja sama.

Fungsi dan Proses Manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang selalu ada dan melekat dalam proses manajemen yang akan dijadiakan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen dapat dilakukan di perusahaan manapun. Pada fungsi manajemen tersebut terdapat beberapa pendapat mengenai fungsi manajemen:
1.  George R. Terry
Fungsi manajemen: planning,organizing, actuating, dan controlling.
2.  Harold Kontz dan Cyrill O’Donnel
Fungsi manajemen: planning, organizing, staffing, directing, dan conrtolling.
3.  Henry Fayol
Fungsi manajemen: planning, organizing, commanding, coordinating dan controlling

Berikut ini adalah garis besar dari keseluruhan teori yang telah dijabarkan di atas kita dapoat menyimpulkan tiga fungsi manajemen yang sangat umum digunakan yaitu perencanaan, pengorganisasian, dan pengontrolan.
2.  Perencanaan (planning)
Perencanaan adalah kegiatan pertama seorang manajer dalam rangka    melaksanakan fungsi manajemen agar dapat membuat keputusan yang teratur dan logis sebelumnya harus ada keputusan terlebih dahulu sebagai petunjuk langkah-langkah selanjutnya. Keputusan itu mencakup hal-hal berikut:
  • Analisis, yaitu perhitungan bagaimana perkiraan dimasa depan.
  • Sasaran, yaitu perincian singkat dan tugas mengenai sasaran yang ingin   dicapai,menetapkan hasil yang diinginkan.
  • Kebijakan, yaitu rumusan cara-cara kerja yang akan dilaksanakn.
  • Program, yaitu urutan langkah-langkah yang akan dilakukan untukmencapai sasaran.
  • Skedul waktu, yaitu penetapan waktu atau jadwal yang harusdilakukan.
  • Anggaran keuangan, yaitu penetapan sumber-sumber keuangan yang digunakan untuk melaksanakan proyek yang direncanakan.

Planning yang efektif harus memenuhi 5 W 1 H:
    1. What   : apa tujuan yang hendak dicapai.
    2. Why    : mengapa hal tersebut perlu dilakukan.
    3. Where : dimana hal tersebut akan dilakukan.
    4. When : kapan hal tersebut akan dilakukan.
    5. Who  : bagaimana cara melakukannya.

Fungsi perencanaan bermanfaat untuk hal-hal berikut:
a.  Mengimbangi ketidakteraturan dari perusahaan.
b.  Memusatkan perhatian pada sasaran.
c.  Memperoleh pengelolaan yang ekonomis dan dan efektif
d.  Memudahkan pengawasan.
e.  Mendorong orang memberikan prestasi.
3.  Pelaksanaan (Actuating)
Actuating atau tahap pelasanaan merupakan penerapan atau implementasi dari rencana yang telah ditetapkan dan diorganisasikan.Actuating merupakan langkah-langkah pelaksanaan rencana didalam kondisi nyata yang mekibatkan segenap anggota organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Actuating adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadarab secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini dibutuhkan kepemimpinan (Leadership).
Leadership adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar mau bekerja dengan tulus sehingga pekerjaan berjalan lancar dan tujuan dapat tercapai.
4.  Pengawasan (Controlling)
Pengawasan adalah fungsi manajemen yang tak kalah pentingnya, karna didalam pengawasan dilakukan koreksi. Pengawasan diperlukan untuk melihat apakah rencana dilaksanakan sesuai dengan tujuan. Tujuan pengawasan adalah untuk mencegah atau untuk memperbaiki kesalahan,penyimpangan, penyelewengan dan kegiatan lainnya yang tidak sesuai dengan rencana. Didalam pengawasan paling tidak dilakukan tiga proses, yaitu:
  • Melakukan pengukuran terhadap hasil kerja yang telah dicapai.
  • Melakukan perbandingan hasil kerja yang telah dicapai dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Melakukan koreksi terhadap hasil kerja yang meliputi pembiayaan dan efesiensi kerja.

Proses Manajemen
Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:
  • Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
  • Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.

Ciri-Ciri Manajer Profesioanal :
1. Mempunyai rasa percaya diri yang besar.
2. Berpandang jauh kedepan.
3. Berwawasan luas.
4. Berorientasi pada tujuan pencapaian dan hasil

Keterampilan manajemen yang dibutuhkan:
Menurut  Robert  L.Katz :
1.  Keterampilan konseptual (conceptional skill)
2.  Keterampilan berhubungan dengan orang lain ( Humanity skill)
3.  Keterampilan teknis (technical skill)

Menurut  ricky W. Griffin:
1.  Keterampilan manajamen waktu.
2.  Keterampilan membuat keputusan.
3. Organisasi.

Definisi organisasi
Pengorganisasian (Organizing) Menurut kamus istilah organizing berarti menciptakan suatu struktur  dengan bagian-bagian yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga hubungan antara bagian-bagian dipengaruhi oleh hubungan mereka dengan keseluruhan sruktur tersebut. Sedangkan pengorganisasian sendiri mempunyai arti yakni sekelompok orang yang bekerja sama dengan menempatkan tugas,fungsi,wewenang, dan tanggung jawab masing-masing untuk mencapai suatu tujuan. Berikut beberapa pendapat para ahli mengenai definisi dari organisasi:
1. Prof Dr. Sondang P. Siagian
Organisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja   bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.
2. Drs. Malayu S.P Hasibuan
Organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
3. Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro
Organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
4. James D Mooney
Organization is the form of every human, association for the assignment of common purpose” atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama.
5. Chester L Bernard (1938)
Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih ( Define organization as a system of cooperative of two or more persons) yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama.
6. Paul Preston dan Thomas Zimmerer
Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.(Organization is a collection people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives).

Fungsi pengorganisasian:
a.  Adanya pembagian tugas dan penggolongan kegiatan perusahaan.
b.  Pembagian tugas kegiatan perusahaan kepada kelompok yang telah ditetapkan.
c.  Menentukan kegiatan yang dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Selain mempunyai fungsi, pengorganisasian juga mempunyai tujuan yakni:
a.  Kemudahan dalam pelaksanaan tugas.
b.  Kemudahan pimpinan dalam melakukan pengawasan.
c.  Kemudahan dalam menentukan orang-orang yang dipercaya dalam melaksanakan tugas.

Pentingnya mengenal Organisasi :
a.  Terciptanya hubungan yang baik antaranggota organiosasi.
b.  Setiap anggota mengetahui tugas dan tanggung jawabnya dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
c.  Spesialisasi dalam melaksanakan tugas

Bentuk-Bentuk Organisasi
  • Organisasi Garis : diciptakan oleh Henry Fayol.
Organisasi ini hanya mengenal satu komando. Satu wewenang yang turun langsung dari pempin kebawahan, mulai dari manajer puncak langsung ke mandor, bawahan bertanggung jawab langsung pada atasan.
  • Organisasi Garis dan Staf : diciptakan oleh Harrington Emerson.
Merupakan bentuk organisasi yang mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi garis seperti adanya pengawasan secara langsung, serta mengambil kelebihan-kelebihan dari organisasi staf seperti adanya spesialisasi kerja.
  • Organisasi Fungsional : diciptakan oleh F.W. Taylor
Bentuk organisasi ini merupakan gabungan dari bentuk organisasi fungsional dan organisasi garis dan staf.

Prinsip-Prinsip Organisasi
Prinsip-prinsip organisasi banyak dikemukan oleh para ahli, salah satunya A.M. Williams yang mengemukakan pendapatnya cukup lengkap dalam bukunya “Organization of Canadian Government Administration” (1965), bahwa prinsip-prinsip organisasi meliputi:
  • Organisasi Harus Mempunyai Tujuan yang Jelas.
Organisasi dibentuk atas dasar adanya tujuan yang ingin dicapai, dengan demikian tidak mungkin suatu organisasi tanpa adanya tujuan.  Misalnya, organisasi pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas sebagai suatu organisasi, mempunyai tujuan yang ingin dicapai  antara lain, memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan lain lain.
  • Prinsip Skala Hirarkhi.
Dalam suatu organisasi harus ada garis kewenangan yang jelas dari pimpinan, pembantu pimpinan sampai pelaksana, sehingga dapat mempertegas dalam pendelegasian wewenang dan pertanggungjawaban, dan akan menunjang efektivitas jalannya organisasi secara keseluruhan.
  • Prinsip Kesatuan Perintah.
Dalam hal ini, seseorang hanya menerima perintah atau bertanggung jawab kepada seorang atasan saja.
  • Prinsip Pendelegasian Wewenang.
Seorang pemimpin mempunyai kemampuan terbatas dalam menjalankan pekerjaannya, sehingga perlu dilakukan pendelegasian wewenang kepada bawahannya. Pejabat yang diberi wewenang harus dapat menjamin tercapainya hasil yang diharapkan.  Dalam pendelegasian, wewenang yang dilimpahkan meliputi kewenangan dalam pengambilan keputusan, melakukan hubungan dengan orang lain, dan  mengadakan tindakan tanpa minta persetujuan lebih dahulu kepada atasannya lagi.
  • Prinsip Pertanggungjawaban.
Dalam menjalankan tugasnya setiap pegawai harus bertanggung jawab sepenuhnya kepada atasan.
  • Prinsip Pembagian Pekerjaan.
Suatu organisasi, untuk mencapai tujuannya, melakukan berbagai aktivitas atau kegiatan. Agar kegiatan tersebut dapat berjalan optimal maka dilakukan pembagian tugas/pekerjaan yang didasarkan kepada kemampuan dan keahlian dari masing-masing pegawai. Adanya kejelasan dalam pembagian tugas, akan memperjelas dalam pendelegasian wewenang, pertanggungjawaban, serta menunjang efektivitas jalannya organisasi.
  • Prinsip Rentang Pengendalian.
Artinya bahwa jumlah bawahan atau staf yang harus dikendalikan oleh seorang atasan perlu dibatasi secara rasional.  Rentang kendali ini sesuai dengan bentuk dan tipe organisasi, semakin besar suatu organisasi dengan jumlah pegawai yang cukup banyak, semakin kompleks rentang pengendaliannya. Prinsip  Fungsional : Bahwa seorang pegawai dalam suatu organisasi secara fungsional harus jelas tugas dan wewenangnya, kegiatannya, hubungan kerja, serta tanggung jawab dari pekerjaannya.
  • Prinsip Pemisahan.
Bahwa beban tugas pekerjaan seseorang tidak dapat dibebankan tanggung jawabnya kepada orang lain.
  • Prinsip Keseimbangan.
Keseimbangan antara struktur organisasi yang efektif dengan tujuan organisasi. Dalam hal ini, penyusunan struktur organisasi harus sesuai dengan tujuan dari organisasi tersebut. Tujuan organisasi tersebut akan diwujudkan melalui aktivitas/ kegiatan yang akan dilakukan.  Organisasi yang aktivitasnya sederhana (tidak kompleks) contoh ‘koperasi di suatu desa terpencil’, struktur organisasinya akan berbeda dengan organisasi koperasi yang ada di kota besar seperti di Jakarta, Bandung, atau Surabaya.
  • Prinsip Fleksibilitas
Organisasi harus senantiasa melakukan pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan dinamika organisasi sendiri (internal factor) dan juga karena adanya pengaruh di luar organisasi (external factor), sehingga organisasi mampu menjalankan fungsi dalam mencapai tujuannya.
  • Prinsip Kepemimpinan.
Dalam organisasi apapun bentuknya diperlukan adanya kepemimpinan, atau dengan kata lain organisasi mampu menjalankan aktivitasnya karena adanya proses kepemimpinan yang digerakan oleh pemimpin organisasi tersebut.

Sebab keberhasilan dan kegagalan Organisasi
Keberhasilan atau kegagalan organisasi pasti berhubungan dengan peran para anggotanya. Suatu keberhasilan dapat dicapai bila ada kerjasama yg baik antar para anggotanya. Sedangkan kegagalan dapat disebabkan karna adanya faktor internal di pengorganisasian tersebyut yang bersifat negatif.

DASAR-DASAR EPIDEMIOLOGI

1.  DASAR-DASAR EPIDEMIOLOGI
Pengertian Epidemiologi, berasal dari bahasa Yunani;
Epi                  : pada / tentang
Demos           : penduduk
Logos             : ilmu
Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari kejadian penyakit yang menimpa sekelompok penduduk
Definisi lain :
·               Ilmu pengetahuan yang mempelajari distribusi dan faktor-faktor yang mentukan terjadinya penyakit pada manusia.
·               Adalah suatu disiplin yang berhubungan dengan masalah kesehatan, panyakit atau kecelakaan di masyarakat atau sekelompok manusia (R.D.T Farmer dan D.L. Miller)
·               Pengetahuan tentang distribusi dan penyebab-penyebab penyakit serta kecelakaan di masyarakat (Mauser/Bahn)
·               Pengetahuan tentang terjadinya dan distribusi keadaan sehat dan sakit serta perubahan pendduduk, juga sebab dan akibatnya di masyarakat/population group (Abdol R. Omran)
·               Pengetahuan tentang faktor-faktor yang menentukan terjadinya penyakit di masyarakat (Fox / Hall / Elve Back)
·               Regional Committe Metting Who ke 42 di Bandung :
Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari distribusi dan determinan dari peristiwa kesehatan dan peristiwa lainnya yang berhubungan dengan kesehatan yang menimpa sekelompok masyarakat dan menerapkan ilmu tersebut untuk memecahkan masalah-masalah kesehatan.
Dari batasan-batasan tersebut dalam pengertian epidemiologi terdapat 3 hal pokok :
1.        Frekuensi Masalah Kesehatan.
·               Menunjuk pada besarnya masalah kesehatan
·               Diketahui dengan melakukan penemuan masalah kesehatan dan kemudian dilanjutkan dengan pengukuran masalah kesehatan tersebut.
2.        Penyebaran Masalah Kesehatan
·               Menunjuk pada pengelompokan masalah kesehatan menurut suatu keadaan tertentu.
·               Keadaan tertentu dalam epidemiologi dibedakan atas 3 macam, yaitu menurut ciri-ciri manusia (MAN), menurut tempat (Place) dan menurut waktu (Time)
3.        Faktor-faktor yang mempengaruhi :
·               Menunjuk kepada faktor penyebab dari suatu masalah kesehatan baik yang menerangkan frekuensi, penyebaran dan ataupun yang menerangkan penyebab munculnya masalah kesehatan itu sendiri. Ada tiga langkah pokok :
1)        Merumuskan hipotesa tentang penyebab yang dimaksud
2)        Melakukan pengujian hipotesa
3)        Menarik kesimpulan pengujian
·               Dengan diketahui penyebab masalah kesehatan dapat disusun langkah-langkah penanggulangan masalah kesehatan tersebut.

Perbedaan antara Clinical dan Community Oriented

Spesifikasi
Clinical Oriented
Community Oriented
1.      Populasi
·      Individu-individu
·      Masyarakat
2.      Tempat
·      Rumah Sakit, Puskesmas, Tempat Praktek
·      Dusun, kecamatan, kabupaten, propinsi, negara
3.      Alat
·      Peralatan kedokteran,
·      Physical Diagnosa
·      Biostatistik
·      Epidemiologi
4.      Cara Diagnosa
·      Anamnesa, gejala atau tanda penyakit
·      Laboratorium
·      Pengumpulan Data :
-     Distribusi frekuensi penyakit
-     Vital statistik IMR, CBR, CDR, MMR
-     Incidence, Prevalence Attack Rate
-     Screening Test
5.      Cara Terapi
·     Medikamentosa
·     Perawatan Rumah Sakit
·     Radiologi
·     Dll.
·     Imunisasi
·     H.E.
·     Kontrol Penyakit menular
·     Sanitasi lingkungan
·     Dan lain-lain
Istilah-istilah untuk menggambarkan besar luasnya kejadian penyakit :
Endemi                               :  Suatu penyakit tertentu selalu saja ditemukan dalam suatu wilayah tertentu atau prevalensi suatu penyekit tertentu dalam suatu wilayah tertentu masih dalam batas normal
Epidemi / wabah              :  Jika suatu penyakit tertentu timbul dalam suatu wilayah tertentu dimana dampaknya terhadap masyarakat sangat jelas yaitu jumlah kasus yang timbul melebihi batas ambang normal penyakit tersebut.
Jumlah kasus/penderita disebut wabah tergantung :
·   Macam penyebab
·   Jumlah penduduk terpapar
·   Pernah / tidak pernah
·   Terpapar terhadap penyebab
·   Waktu
·   Tempat terjadinya
Ø   Penyakit menular                :     Misalnya kolera, campak ® Perbedaan jumlah penduduk waktu ada wabah atau tidak ada wabah jelas.
Ø   Penyakit Tidak Menular      :     Misalnya penyakit jantung koroner di Amerika Serikat dimana ð mengalami risiko mati = seperti pada wabah penyakit menular.  ® Berjalan perlahan, orang tidak sadar.
Ø   Wabah terjadinya cepat, muncul tidak seperti biasanya ® berlalu dengan tanpa disadari
Misalnya London Fog 1952 mengakibatkan > 4000 kematian
(dari membandingkan jumlah kematian sebelum dan sesudah )
Ø   Waktu dan tempat : untuk mengetahui bahwa suatu penyakit dalam keadaan wabah / tidak bandingkan jumlahnya :
-                Di daerah sama waktu berbeda
-                Dengan daerah lain waktu sama
Ø   Jumlah penduduk dalam suatu kelompok masyarakat sedikit, sedangkan jumlah penduduk di sekitarnya banyak penting dipakai untuk menentukan sebab-sebab wabah
Contoh : penyelidikan penyakit kolera oleh Dr. John Snow (1849)
Ø   Pada penyakit menahun / chronic yang naik turunnya dalam waktu lama sulit untuk menentukan dalam keadaan wabah atau tidak.
 
Pandemi                         :     jika wabah suatu penyakit tertentu menyerang banyak negara atau benua sehingga sebagian besar dunia terkena

MATA KULIAH

  1. Sejarah Komputer dan Internet

  2. Sejarah Komputer
Sejarah Komputer mekanik diawali oleh penemuan Blaise Pascal  (1623-1662.), Pada tahun 1642, yang pada waktu itu Blaise Pascal  baru saja memasuki remaja diusia 18 tahun, yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheelcalculator) untuk membantu ayahnya dalam melakukan penghitungan pajak. Kotak kuningan ini yang disebut Pascaline, mempergunakan roda putar bergerigi  sebanyak delapan buah, digunakan  untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahannya jika perhitungan sudah melebihi 10 digit angka. Dalam Tokoh-Tokoh Sejarah Perkembangan Komputer menyebut Blaise Pascal adalah orang yang berjasa karena menemukan ide pertama untuk komputer digital.
Pada Tahun 1694, seorang saintis matematika dan filosof Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) menyempurnakan  Pascaline dengan membuat mesin yang mampu melakukan operasi perkalian. Sama seperti pendahulunya, alat ini tetap bekerja menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari  maha karya Pascal, Leibniz mampu menyempurnakan alatnya.
Dalam Catatan Sejarah Komputer juga menyebut nama Charles Xavier Thomas de Colmar di tahun 1820, menciptakan mesin yang memiliki kemampuan melakukan pengoperasian empat fungsi aritmatik dasar.
Di tahun 1812, Charles Babbage (1791-1871) seorang profesor matematika berkewarga negaraan Inggris,  telah mengakeslarasi kemajuan Komputer dari abad ke 16 seakan-akan jalan di tempat. Ia memajukan piranti ini di bidang hardware dengan menemukan sebuah difference engine yang memungkinkan perhitungan tabel matematika. Menurut catatan Sejarah Komputer,  Babbage menemukan ide mengenai analytical engine pada tahun 1834, ketika bermaksud mengembangkan difference engine-nya. Penemuan Babbage dan Pemikiran-pemikirannya yang terperinci (hasil penelitiannya) menggambarkan karakteristik  Komputer elektronik modern. Penemuan Babbage ini merupan tonggak sejarah komputer modern. Perkembangan computer dari generasi ke generasi hingga saat ini memiliki fungsi masing-masing antar komponen sehingga tercipta komputer yang dapat melakukan semua fungsi. Kemudahan dan kecanggihan yang dihasilkan dari computer masa kini adalah tujuan utama para produsen computer ternama saat ini guna untuk memudahkan kinerja manusia. Dan tercipta pula computer mini yang dapat dibawa kemana-mana oleh penggunanya yang biasa disebut dengan nama Laptop. Laptop adalah computer terbaik dan tercanggih yang dapat digunakan dimanapun dan kapanpun, selagi tidak Low Battery
  1. Sejarah Internet
Internet, singkatan dari interconection dan networking, adalah jaringan informasi global, yaitu “the largest global network of computer, that enables people throughoutthe world to connect with each other”. Internet diluncrkan pertama kali oleh J.C.R. Licklider dari MIT (Massachusetts Institute Technology) Pada bulan Agustus 1962.[1]
ARPAnet (US Defense Advanced Research Projects Agency) atau Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 membuat jaringan komputer yang tesebar untuk menghindarkan terjuadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi bila satru bagian dari sambungan Network terganggu dari serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis dipindahkan ke sambungan lainnya. Setelah itu internet digunakan oleh kalangan akademis ( UCLA) untuk keperluan penelitian dan perkembangan teknologi. Dan baru setelah itu pemerintah Amerika Serikat memberikan ijin ke arah komersial pada tahun 1990.
Sampai saat ini Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang begitu pesat sangat membawa dampak baik bagi perkembangan internet di berbagai dunia. Perkembangan internet juga mempengaruhi dunia pendidikan di Indonesia. Internet banyak digunakan dalam berbagai kegiatan dalam pendidikan dan pembelajaran.[2]
  1. Pengertian Multimedia Berbasis Komputer dan Internet
Multimedia diambil dari kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media atau perantara.Jadi, multimedia adalah berbagai macam kombinasi grafik, teks, suara, video dan animasi.Penggabungan ini merupakan suatu kesatuan yang secara bersama-sama menampilkan informasi, pesan atau isi pelajaran.Konsep penggabungan ini dengan sendirinya memerlukan beberapa jenis peralatan perangkat keras yang masing-masing tetap menjalankan fungsi utamanya sebagaimana biasanya, dan komputer merupakn pengendali seluruh peralatan itu. Jenis peralatan itu adalah komputer, video kamera, video kamera, video cassette rocorder (VCR), over head projector, multivision (sejenisnya), CD player, Compact Disk. CD player yang sebelumnya merupakan peralatan tambahan (external peripheral).Semua peralatan haruslah kompak dan bekerjasama dalam menyampaikan informasi kepada pemakainya.
Informasi yang disajikan melalui multimedia ini berbentuk dokumen yang hidup, dapat dilihat di layar monitor atau ketika diproyeksikan ke layar lebar melalui overhead projector, dan dapat di dengar suaranya, dilihat gerakannya (video atau animasi).Multimedia bertujuan untuk menyajikan informasi dalam bentuk yang menyenangkan, menarik, mudah dimengerti dan jelas. Informasi akan mudah dimengerti karena banyaknya indra terutama telinga dan mata, digunakan untuk menyerap informasi itu.Multimedia berbasis komputer adalah salah satu bentuk yang sering digunakan dalam dunia pendidikan. Komputer sangat menjanjikan untuk penggunaannya dalam bidang pendidikan. Meskipun saat ini penggunaan media ini masih dianggap mahal, dalam beberapa tahun mendatang biaya itu akan semakin rendah dan dapat terjangkau sehingga dapat digunakan secara meluas diberbagai jenjang sekolah. [3]
Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi. Yang jadi masalah adalah bagaimana agar proses komunikasi itu berjalan dengan baik agar tujuan pembelajaran dapat tersampaikan secara utuh. Dari hal tersebut maka internet dijadikan sebagai media pembelajaran. Perkembangan teknologi dengan media internet dalam pembelajaran berkembang cepat. Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran sangat penting karena ada beberapa aplikasi internet yang memberi kemudahan dalam proses pembelajaran.
Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran sangat baik untuk digunakan untuk membantu guru untuk mempermudah penyampaian pembelajaran kepada siswa. Hal tersebut dikarenakan dalam pembelajaran, guru sering dihadapkan berbagai hal yang mengharuskan kita tidak bisa bertatap muka langsung dengan siswa. Di samping itu adanya internet sebagai media pembelajaran dapat membantu membangun proses pembelajaran yang lebih menarik.
Media pembelajaran melalui internet merupakan imbas dari teknologi yang berkembang saat ini. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran juga mau tidak mau harus mampu menggalakkan pembelajaran yang berbasis IT. Pembelajaran yang akan dilakukan akan lebih menarik dan tidak menjenuhkan. Semua hal yang berhubungan dengan bahan pelajaran, sumber pelajaran akan terangkum dalam sebuah aplikasi dalam internet. Di samping itu internet juga mampu menjangkau pembelajaran jarak jauh. Dengan teknologi internet yang meluas di seluruh dunia, setiap guru/ siswa mampu berdiskusi dan berinteraksi dengan baik dengan guru/ siswa di belahan negara lain. Penggunaan internet sebagai media pembelajaran saat ini juga sangat dianjurkan demi tercapainya pembelajaran yang internet dan memberikan berbagai wawasan tentang berbagai kemudahan aplikasi dalam internet yang berkaitan dengan pembelajaran. Berikut beberapa aplikasi diantaranya:[4]
  • Email
  • Laman Web (World Wide Web)
  • Internet Relay Chat
  • Telnet
  • Kumpulan berita dan diskusi
  • Telekonferens
  • Instant messaging
  • Newsgroups
  1. Peran Komputer Sebagai Media Pembelajaran
Menurut pendapat Robert Taylor , peranan komputer dalam pendidikan dibagi menjadi 3 bagian yaitu tutor, tutee dan tool.
  1. Tutor Sebagai tutor, komputer berperan sebagai pengajar melalui pendekatan pengajaran berbantukan komputer. Dalam hal ini program menuntut komputer untuk berbuat sebagai seorang tutor yang memimpin siswa melalui urutan materi yang mereka harapkan menjadi pokok pengertian.
  2. Tutee Bentuk kedua pengajaran dengan komputer ialah untuk simulasi pada suatu keadaan khusus, atau sistem di mana siswa dapat berinteraksi. Siswa dapat menyebut informasi, sehingga dapat sampai pada jawabannya, karena mereka berpikir sehat, mencobakan interpretasinya dari prinsip-prinsip yang telah ditentukan. Komputer akan menceritakan pada siswa apakah dampak dari keputusannya, terutama tentang reaksi dari kritikan atau pendapatnya.
  3. Tool Sebagai tool, komputer menjadi alat untuk memudahkan proses pengajaran dan pembelajaran seperti konteks pengajaran berintergrasikan komputer. Komputer juga digunakan untuk melakukan pengolahan data proses pembelajaran, seperti pengolahan data nilai siswa, penjadwalan, beasiswa, dan sebagainya. Komputer digunakan sebagai suatu penelitian sejumlah data yang luas atau memanipulasi data dengan kecepatan yang tinggi. Siswa dapat meminta kepada komputer untuk meneliti figur-figur tertentu, atau menghasilkan grafik dan gambar yang sulit/kompleks.
  1. Tujuan Penggunaan Komputer Dalam Pembelajaran
Ada beberapa tujuan khusus penggunaan komputer dalam pembelajaran, antara lain :
  1. Tujuan Kognitif
Komputer dapat mengajarkan konsep-konsep aturan, prinsip, langkah-langkah, proses, dan kalkulasi yang kompleks. Komputer juga dapat menjelaskan konsep tersebut dengan sederhana dengan penggabungan visual dan audio yang dianimasikan. Program yang berbentuk drill and practice umumnya digunakan apabila   peserta didik diasumsikan telah mempelajari konsep, prinsip dan prosedur sebagai materi pembelajaran.Tujuan dari bentuk program ini adalah melatih kecakapan dan keterampilan.Biasanya menyajikan sejumlah soal atau kasus yang memerlukan respon peserta didik dengan disertai umpan balik, baik yang bersifat positif maupun negatif.Selain memberikan umpan balik, program ini umumnya juga menyajikan pengukuhan terhadap jawaban yang tepat.
  1. Psikomotor
Dengan bentuk pembelajaran yang dikemas dalam bentuk games & simulasi sangat bagus digunakan untuk menciptakan kondisi dunia kerja. Beberapa contoh program antara lain; simulasi pendaratan pesawat, simulasi perang dalam medan yang paling berat dan sebagainya.
Permainan (games) selalu menarik untuk diikuti, demikian pula halnya dengan program komputer yang mengemas dalam bentuk permainan. Program yang berisi permainan dapat memberikan motivasi bagi siswa untuk mempelajari informasi yang ada didalamnya.Hal ini sangat berkaitan erat dengan esensi bentuk permainan yang selalu menampilkan masalah menantangyang perlu dicari solusinya oleh pemakai.
Program simulasi berupaya melibatkan siswa dalam persoalan yang mirip dengan situasi yang sebenarnya namun tanpa resiko yang nyata.Melalui program simulasi peserta didik diajak untuk membuat keputusan yang tepat dari beberapa alternatif solusi yang ada. Setiap keputusan yang diambil akan memberikan dampak tertentu.[5]
  1. Tujuan Afektif
Bila program didesain secara tepat dengan memberikan potongan klip suara atau video yang isinya menggugah perasaan, pembelajaran sikap/afektif pun dapat dilakukan mengunakan media komputer .
  1. Manfaat Internet Sebagai Media Pembelajaran
Adanya Internet membuka sumbatan terhadap sumber informasi yang tadinya sulit diakses sehingga bukan menjadi malasah lagi. Sejalan dengan perkembangan internet, telah banyak aktivitas yang dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet, seperti e-Commerce, e-Banking, e-Government, e-Learning dan lainnya. Salah satu aktivitas yang berkaitan dengan proses pembelajaran adalah e-Learning. E-Learning adalah wujud penerapan teknologi informasi di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya. E-Learning merupakan usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar mengajar di sekolah dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi internet. Bagi dunia pendidikan internet memberikan banyak manfaat untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar dan memiliki banyak manfaat bagi para siswa.
  1. Akses ke sumber informasi. Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan (di seluruh dunia) adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia (termasuk di dunia Barat) yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi. Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang sangat besar. Bidang apa pun yang anda minati, pasti ada informasi di Internet. Contoh-contoh sumber informasi yang tersedia secara online antara lain: · Library · Online Journal · Online courses. Di Indonesia, masalah kelangkaan sumber informasi konvensional (perpustakaan) lebih berat dibanding dengan tempat lain. Adanya Internet merupakan salah satu solusi pamungkas untuk mengatasi masalah ini.
  2. Akses ke pakar Internet menghilangkan batas ruang dan waktu sehingga memungkinan seorang siswa berkomunikasi dengan pakar di tempat lain. Seorang siswa di suatu tempat dapat berkonsultasi dengan dosen di tempat lain bahkan sampai luar negeri.
  3. Media kerjasama. Kolaborasi atau kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam bidang pendidikan dapat terjadi dengan lebih mudah, efisien, dan lebih murah.
  4. Sebagai perpustakaan elektronik. Dengan kemajuan teknologi, perpustakaan sekolah bisa melengkapinya dengan sarana elektronik, yakni internet. Pengguna atau pengunjung perpustakaan bisa membuka internet untuk mencari berbagai informasi, data, dan ilmu pengetahuan, serta teknologi yang dibutuhkannya. Adanya perpustakaan elektronik ini, diharapkan menjadi motivasi atau dorongan bagi siswa, untuk sering berkunjung ke perpustakaan. Karena di perpustakaan tersebut tersedia berbagai ilmu pengetahuan dan informasi serta teknologi.
Bagi siswa sendiri internet juga memberikan banyak manfaat antara lain sebagai berikut:
  • Internet membantu siswa untuk mencari materi atau referensi untuk membantu proses belajarnya.
  • Digunakan sebagai alat komunikasi. Siswa dapat berkomunikasi dengan menggunakan program atau situs-situs jejaring sosial tertentu. Siswa dapat membagi data dan mengirim surat elektronik melalui email.
  • Siswa dapat mencari materi untuk pembelajaran di sekolah sebagai referensi, dan mencari informasi yang dapat mendukung kegiatan belajar mereka.
  • Mempercepat dan mempermudah komunikasi edukatif antara guru dengan siswa.
  • Mendorong siswa lebih aktif mencari ilmu pengetahuan dan informasi.
Internet tidak hanya memberikan manfaat bagi para pelajar, melainkan juga kepada para guru. Manfaat internet bagi para guru, diantaranya :
  • Menjadi sumber untuk menambah bahan pelajaran.
  • Bertukar informasi dengan guru-guru yang lain di berbagai belahan dunia yang lebih berpengalaman.
  • Menambah wawasan pelajaran sesuai dengan perkembangan zaman.
  • Mengikuti teknologi dan segala perkembangan zaman yang terjadi.
  • Menjadi tempat pembelajaran agar bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan murid-muridnya.
  1. Kelebihan, Kekurangan Internet dan Komputer Sebagai Media Pembelajaran
Kelebihan internet dewasa ini kehidupan kita semakin intim dengan internet. dan kini internet dijadikan juga sebagai salah satu media pendukung kegiatan belajar. internet memang memiliki kelebihan dalam mendukung proses belajar, namun juga memiliki kekurangan. berikut ini adalah kekurangan-kekurangan internet:
  1. Informasi yang tersedia di internet sangat besar jumlahnya, namun tidak semuanya kita butuhkan.
  2. internet bersifat interaktif dengan menyediakan banyak sekali link-link menuju situs tertentu yang terkadang membuat kita menggoda untuk mengkliknya yang justeru membuat pencarian informasi kita terbengkalai dan lepas kendali.
  3. salah satu kelemahan internet yang sangat terasa dan sangat mengganggu adakah resiko terkena virus komputer yang mudah menyebar, baik melalui email maupun melalui file-file yang kita unduh.
  4. internet memiliki ketergantungan pada jaringan telepon dan ISP yang berdampak pada kecepatan akses dan biaya pemakaian.
Kekurangan Internet Setelah sebelumnya membahas sisi kekurangan internet sebagai media pembelajaran, maka saya akan menjelaskan juga sisi kelebihan internet sebagai media pembelajaran, yaitu:
  1. Internet memberikan sambungan (konektivitas) dan jangkauan yang sangat luas sehingga akses data dan informasi tidak dibatasi waktu, tempat, dan negara.
  2. Akses infromasi di internet tidak dibatasi oleh waktu karena dunia maya yang dihadirkan secara global tidak perneh tidur. Dengan kata lain, kita dapat melakukan pencarian informasi melalui internet kapan saja selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
  3. Akses informasi melalui internet lebih cepat bila dibandingkan dengan mencari informasi pada halaman-halaman buku-buku di perpustakaan. Kita tinggal mengklik icon tertentu, maka apa yang kita inginkan akan muncul di layar monitor komputer kita.
  4. Internet juga menyediakan kegiatan pembelajaran interaktif seperti fasilitas elearning yang diselenggarakan oleh lembaga-lembaga tertentu yang dapat meningkatkan kemampuan intelektual kita, seperti sekolah menulis online, dsb. Tentu saja dengan menjadi anggota pada kegiatan tersebut dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh lembaga tersebut.
  5. Kita dapat berdiskusi dengan teman-teman sebaya atau setingkat mengenai berbagai hal jika kita memasuki mailing list atau melakukan chatting.
  6. Dibandingkan dengan membeli buku atau majalah asli, penelusuran informasi melalui internet jauh lebih murah. Apalagi pada saat ini banyak situs yang menyediakan jasa informasi secara cuma-cuma. Kita btinggal mengunduh atau mencetak informasi yang kita butuhkan.
Kelebihan komputer sebagai media pembelajaran adalah sebagai berikut:
  1. Meningkatkan perhatian dan konsentrasi siswa.
  2. Meningkatkan motivasi siswa.
  3. Menyesuaikan materi dengan kemampuan siswa.
  4. Mereduksi penggunaan waktu penyampaian materi.
  5. Membuat pengalaman belajar lebih menyenangkan, memuaskan dan menguatkan siswa.
  6. Dapat mengakomodasikan banyak siswa dan menjalankan fungsinya dengan sedikit kesalahan.
  7. Komputer tidak akan lelah, benci, marah, dan lupa.
  8. Dapat menggunakan fasilitas penyimpanan untuk mengetahui kemajuan belajar siswa.
  9. Materi dapat di desain lebih menarik.
  10. Dapat mendorong guru untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengenai komputer.
Kekurangan komputer Pada sisi lain, Komputer juga memiliki kekurangan, antara lain:
  1. Dikembangkan dalam dialog terbatas sehingga tidak dapat menjawab semua permasalahan siswa.
  2. Masih relatif mahal.
  3. Tidak dapat melihat teknik siswa dalam menjawab soal dan penguatan sudah tertentu.
  4. Pengembangan PBK memerlukan biaya, waktu dan tenaga yang tidak sedikit.
  5. Pada kasus khusus, PBK hanya dapat dijalankan pada spesifikasi komputer tertentu.
  6. Kecepatan perkembangan teknologi komputer memerlukan upgrade yang terus-menerus.
  7. Penilaian tidak mempertimbangkan apakah siswa sedang lelah, mengantuk atau sakit.
  8. Pada umumnya hanya menilai hasil akhir, bukan proses belajar.
  9. Komputer tidak dapat meniru tingkah laku guru, misalnya senyuman, raut muka, gerakan tangan dan badan, serta tidak dapat menggantikan ikatan batin antara siswa dan guru.
PENUTUP
  1. Kesimpulan
Komputer merupakan jenis media yang secara virtual dapat menyediakan respon yang segera terhadap hasil belajar yang dilakukan oleh siswa. Perkembangan teknologi komputer saat ini telah membentuk suatu jaringan (network) yang dapat memberi kemungkinan bagi siswa untuk berinteraksi dengan sumber belajar secara luas. Seperti halnya Internet memberi kemudahan modern dalam media pendidikan, karena memiliki layanan yang tepat untuk menunjang proses pendidikan. Walaupun masih terdapat hambatan-hambatan dan nilai negative dalam penggunaan internet. Komputer dan internet sebagai hasil teknologi modern sangat membuka kemungkinan-kemungkinan yang besar untuk menjadi alat pendidikan. Khususnya dalam pembelajaran, komputer yang dilengkapi internet dapat digunakan sebagai alat untuk menyampaikan informasi atau ide-ide yang terkandung dalam pembelajaran kepada peserta didik. Selain itu, komputer dapat juga digunakan sebagai media yang memungkinkan peserta didik belajar secara mandiri dalam memahami suatu konsep. Hal ini sangat memungkinkan, karena komputer mempunyai kemampuan mengkombinasikan teks, suara, warna, gambar, gerak, dan video, serta memuat suatu kepintaran yang sanggup menyajikan proses interaktif.
Pemanfaatan internet sebagai media pembelajaran merupakan hal yang penting. Internet dalam pembelajaran sangat penting karena ada pemanfaatan beberapa aplikasi internet yang memberi kemudahan dalam proses pembelajaran. Di samping itu adanya internet sebagai media pembelajaran dapat membantu membangun proses pembelajaran yang lebih menarik.